Berita Terkini

Sambangi SMA Hang Tuah Tarakan, KPU Mengajar Siapkan Siswa Jadi Pemilih 2029

Tarakan, 20 April 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan menggelar kegiatan "KPU Mengajar" di SMA Hang Tuah Tarakan sebagai bagian dari program sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan. Kegiatan ini ditujukan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dasar kepemiluan sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diperkenalkan tentang pentingnya pemilu, peran KPU sebagai penyelenggara, serta bagaimana masyarakat dapat ikut menentukan arah pembangunan melalui penggunaan hak pilih. Materi disampaikan oleh Anggota KPU Kota Tarakan, Asriadi, S.H. Ia menjelaskan bahwa generasi muda saat ini akan memiliki peran penting pada pemilu mendatang, sehingga perlu memahami proses demokrasi sejak sekarang. “Sebagian besar dari kalian nanti pada tahun 2029 sudah memiliki hak pilih. Karena itu, mulai sekarang penting memahami pemilu agar saat waktunya tiba kalian siap menjadi pemilih yang cerdas,” ujar Asriadi di hadapan siswa. Kegiatan berlangsung dengan suasana akrab dan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti materi dengan baik serta aktif berdiskusi mengenai pemilu dan peran generasi muda dalam demokrasi. KPU Kota Tarakan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SMA Hang Tuah Tarakan yang telah membantu memfasilitasi tempat, waktu, serta mendukung kelancaran kegiatan sehingga kegiatan "KPU Mengajar" dapat berjalan dengan baik dan sukses. KPU Kota Tarakan berharap melalui kegiatan ini para pelajar semakin sadar bahwa suara mereka di masa depan memiliki arti penting bagi kemajuan daerah maupun bangsa.

Datangi SMK Negeri 4 Tarakan, KPU Mengajar Ajak Siswa Kenal Pemilu Sejak Dini

Tarakan – KPU Kota Tarakan kembali melanjutkan kegiatan "KPU Mengajar" dengan mendatangi SMK Negeri 4 Tarakan, Jumat (17/4). Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan dasar-dasar kepemiluan kepada para siswa sebagai generasi muda yang nantinya akan menjadi pemilih pemula. Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapat penjelasan tentang apa itu pemilu, mengapa pemilu penting, serta bagaimana peran masyarakat dalam memilih pemimpin melalui cara yang demokratis. Materi disampaikan oleh Jumaidah, S.Pd. Ia mengajak para siswa untuk mulai peduli terhadap masa depan bangsa dengan memahami proses pemilu sejak sekarang. “Nanti saat sudah punya hak pilih, kalian sudah siap dan tahu pentingnya memilih dengan baik,” ujar Jumaidah di hadapan para siswa. Suasana kegiatan berlangsung santai dan interaktif. Para siswa terlihat antusias mendengarkan materi dan aktif bertanya seputar pemilu. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Tarakan berharap para pelajar tidak hanya mengenal pemilu, tetapi juga tumbuh menjadi pemilih muda yang cerdas, peduli, dan bertanggung jawab.

KPU Mengajar Hadir di SMA Negeri 4 Tarakan

Tarakan – "KPU Mengajar" kembali dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan pada Kamis 16 April 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari program sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan ini, hadir di SMA Negeri 4 Tarakan. Melalui program ini, KPU Kota Tarakan terus berupaya memberikan pemahaman dasar mengenai kepemiluan kepada generasi muda agar memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menggunakan hak pilih pada pemilu mendatang. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan tugas dan fungsi KPU, pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu, serta peran pemilih muda dalam menjaga demokrasi. Pada kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Anggota KPU Kota Tarakan, Asriadi, S.H. Dalam pemaparannya, ia mengajak para siswa untuk mulai memahami proses demokrasi sejak dini serta menumbuhkan kesadaran bahwa suara setiap warga negara memiliki arti penting. “Sekarang ini adik-adik masih pelajar, tapi nanti kalian akan jadi pemilih. Jadi penting mulai sekarang paham tentang pemilu dan menggunakan hak pilih dengan baik,” ujar Asriadi saat memberikan materi. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber. Para peserta tampak antusias mengikuti materi serta menyampaikan berbagai pertanyaan seputar pemilu dan pemilihan. Melalui kegiatan “KPU Mengajar”, KPU Kota Tarakan berharap para pelajar semakin memahami pentingnya demokrasi dan tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, serta bertanggung jawab ketika memasuki usia memilih nanti.

Perkuat Pendidikan Dasar Kepemiluan, KPU Mengajar Digelar di Dua Sekolah

Tarakan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan kembali menggelar kegiatan “KPU Mengajar” sebagai bagian dari program sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan dengan menyasar kalangan generasi muda (Gen Z), khususnya para pemilih pemula yaitu para pelajar sekolah tingkat SMA/SMK. Kegiatan kali ini dilaksanakan pada Rabu (15/4) di dua sekolah, yakni SMA Muhammadiyah Tarakan dan SMA Frater Don Bosco Tarakan. Program ini difokuskan untuk mengenalkan pengetahuan dasar kepemiluan kepada siswa-siswi sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Melalui kegiatan ini, para pelajar diberikan pemahaman mengenai apa itu pemilu, peran KPU, serta pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Di SMA Frater Don Bosco Tarakan, materi disampaikan oleh Anggota KPU Kota Tarakan, Hendry, S.IP., yang mengupas dasar-dasar kepemiluan serta peran aktif generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. Sementara itu, di SMA Muhammadiyah Tarakan, kegiatan diisi oleh Ketua KPU Kota Tarakan, Dedi Herdianto, S.E., M.E., yang menekankan pentingnya kesiapan pemilih pemula dalam menghadapi pemilu di masa mendatang. Menurut Dedi Herdianto, generasi muda merupakan segmen strategis dalam pemilu karena jumlahnya yang cukup signifikan dan perannya yang akan menentukan arah demokrasi ke depan. “Adik-adik semua adalah pemilih masa depan. Mulai dari sekarang penting untuk memahami apa itu pemilu, bagaimana prosesnya, dan kenapa suara kalian itu sangat berharga dalam menentukan arah bangsa,” ujarnya di sela penyampaian materi. Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan siswa dalam sesi tanya jawab serta diskusi ringan seputar isu kepemiluan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait proses pemilu dan peran pemilih muda. Dengan adanya program ini, KPU Kota Tarakan berharap pemilu yang lebih berkualitas di masa depan melalui kontribusi para pelajar sebagai bagian dari generasi muda dengan menjadi pemilih yang cerdas, dan berintegritas.

KPU Kota Tarakan Awali Program KPU Mengajar di SMA Budi Utomo Boarding School

Tarakan — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan secara resmi memulai program “KPU Mengajar” pada Selasa, 07 April 2026, sebagai bagian dari sosialisasi dan pendidikan pemilih berkelanjutan bagi generasi muda di Kota Tarakan. Program ini direncanakan berlangsung selama periode April hingga Mei 2026 di sejumlah sekolah tingkat SMA/SMK. Kegiatan perdana dilaksanakan di SMA Budi Utomo Boarding School Tarakan dengan melibatkan siswa-siswi serta guru yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai pentingnya peran mereka sebagai pemilih pemula serta meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban dalam proses demokrasi. Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Tarakan, Mawardi, S.P., yang membawakan topik terkait pendidikan pemilih serta pengenalan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) sebagai sarana akses informasi hukum kepemiluan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk pelajar. Mawardi, S.P. dalam penyampaiannya menekankan pentingnya peran generasi muda atau pemilih pemula agar menjadi pemilih cerdas. “Pemilih muda harus cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihan demi melahirkan pemimpin yang hebat.” Melalui program ini, Komisi Pemilihan Umum Kota Tarakan berharap dapat menumbuhkan kesadaran politik sejak dini, sehingga generasi muda mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam setiap penyelenggaraan pemilu di masa yang akan datang.

KPU Kota Tarakan Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan bersama Komando Distrik Militer 0907/Tarakan, Kepolisian Resor Tarakan, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Tarakan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tarakan, serta stakeholder terkait menggelar rapat pleno rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026, Kamis (2/4/2026), di Kantor KPU Kota Tarakan. Rapat pleno ini dilaksanakan setelah rangkaian kegiatan Coklit Terbatas (Coktas) di seluruh kecamatan selesai dilaksanakan. Dalam rapat tersebut, KPU Kota Tarakan menetapkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih melalui Keputusan KPU Kota Tarakan Nomor 10 Tahun 2026 tentang Penetapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026. Berdasarkan hasil rekapitulasi, jumlah pemilih di Kota Tarakan tercatat sebanyak 175.194 pemilih, yang terdiri dari 89.844 pemilih laki-laki dan 85.350 pemilih perempuan. Adapun rincian per kecamatan sebagai berikut: Tarakan Barat: 59.400 pemilih Tarakan Tengah: 49.407 pemilih Tarakan Timur: 41.478 pemilih Tarakan Utara: 24.909 pemilih Ketua KPU Kota Tarakan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir. “Melalui rapat pleno ini, kami memastikan data pemilih yang ditetapkan telah melalui proses yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Rapat pleno ini bertujuan menetapkan hasil pembaruan data pemilih, termasuk penambahan, perbaikan, serta penghapusan data Tidak Memenuhi Syarat (TMS), guna menjaga kualitas Daftar Pemilih Tetap (DPT) agar selalu akurat dan terpercaya.